Akuntansi Perusahaan Dagang : AKUNTANSI TAVI SPORT PART 2
1. Pendahuluan
Dalam pembelajaran akuntansi keuangan, perusahaan dagang sering dijadikan contoh karena memiliki transaksi yang relatif lengkap, mulai dari pembelian, penjualan, hingga pengelolaan persediaan barang. Salah satu studi kasus yang banyak digunakan adalah Tavi Sport, sebuah usaha dagang yang bergerak di bidang penjualan perlengkapan olahraga.
Pada pembahasan Tavi Sport Part 2, fokus utama tidak lagi pada pencatatan transaksi harian, melainkan pada tahap akhir siklus akuntansi. Tahapan ini meliputi penyusunan neraca saldo, pembuatan ayat jurnal penyesuaian, neraca saldo setelah penyesuaian, hingga penyusunan laporan keuangan perusahaan dagang.
Materi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai bagaimana data transaksi yang telah dicatat sebelumnya diolah lebih lanjut agar menghasilkan laporan keuangan yang mencerminkan kondisi keuangan dan kinerja usaha Tavi Sport secara wajar dan akurat.
2. Gambaran Umum Perusahaan Tavi Sport
Tavi Sport merupakan perusahaan dagang, yaitu perusahaan yang kegiatan usahanya membeli barang jadi dari pemasok untuk dijual kembali kepada konsumen tanpa mengubah bentuk barang tersebut.
Karakteristik Usaha Tavi Sport
- Bergerak di bidang perdagangan perlengkapan olahraga
- Memiliki persediaan barang dagang
- Menggunakan metode pencatatan persediaan periodik
- Menyusun laporan keuangan secara manual sebagai bahan pembelajaran
Sebagai perusahaan dagang, Tavi Sport memiliki akun-akun khusus seperti pembelian, penjualan, persediaan, dan harga pokok penjualan (HPP) yang tidak dijumpai pada perusahaan jasa.
3. Posisi Tavi Sport Part 2 dalam Siklus Akuntansi
Siklus akuntansi perusahaan dagang secara umum terdiri dari:
- Identifikasi dan pencatatan transaksi
- Pembuatan jurnal umum
- Posting ke buku besar
- Penyusunan neraca saldo
- Jurnal penyesuaian
- Neraca saldo setelah penyesuaian
- Penyusunan laporan keuangan
- Jurnal penutup (tidak selalu dibahas)
Pada Tavi Sport Part 2, pembahasan dimulai dari neraca saldo hingga laporan keuangan, sehingga materi ini sangat penting untuk memahami hasil akhir dari seluruh proses akuntansi.
4. Neraca Saldo (Trial Balance)
4.1 Pengertian Neraca Saldo
Neraca saldo adalah daftar yang berisi seluruh akun beserta saldo debit dan kreditnya pada suatu tanggal tertentu, yang disusun setelah seluruh transaksi diposting ke buku besar.
Tujuan penyusunan neraca saldo adalah:
- Memeriksa keseimbangan antara total debit dan kredit
- Menjadi dasar penyusunan jurnal penyesuaian
- Membantu dalam penyusunan laporan keuangan
Jika total debit sama dengan total kredit, maka pencatatan transaksi secara matematis dianggap benar.
4.2 Fungsi Neraca Saldo bagi Tavi Sport
Dalam kasus Tavi Sport, neraca saldo berfungsi untuk:
- Mengetahui saldo akun sebelum penyesuaian
- Menjadi dasar evaluasi transaksi selama periode berjalan
- Menunjukkan posisi keuangan sementara perusahaan
Namun, neraca saldo belum sepenuhnya mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya karena masih terdapat akun yang perlu disesuaikan.
5. Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP)
5.1 Pengertian Jurnal Penyesuaian
Ayat jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menyesuaikan saldo akun agar sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Penyesuaian diperlukan karena adanya:
- Transaksi yang belum dicatat
- Transaksi yang sudah dicatat tetapi belum tepat jumlahnya
- Pengalokasian biaya dan pendapatan sesuai periode
5.2 Jenis Jurnal Penyesuaian pada Tavi Sport
Beberapa jurnal penyesuaian yang umum ditemukan dalam kasus Tavi Sport antara lain:
a. Beban Dibayar di Muka
Contohnya sewa toko atau asuransi yang dibayar untuk beberapa periode.
Jurnal penyesuaian:
Beban Sewa xxx
Sewa Dibayar di Muka xxx
b. Beban yang Masih Harus Dibayar
Contohnya gaji karyawan yang belum dibayarkan hingga akhir periode.
Jurnal penyesuaian:
Beban Gaji xxx
Utang Gaji xxx
c. Penyusutan Aktiva Tetap
Aktiva tetap seperti peralatan dan perlengkapan mengalami penurunan nilai akibat pemakaian.
Jurnal penyesuaian:
Beban Penyusutan xxx
Akumulasi Penyusutan xxx
d. Persediaan Barang Dagang
Karena menggunakan metode periodik, persediaan akhir harus disesuaikan pada akhir periode.
Jurnal penyesuaian persediaan:
Harga Pokok Penjualan xxx
Persediaan Akhir xxx
Penyesuaian persediaan sangat berpengaruh terhadap perhitungan laba atau rugi usaha Tavi Sport.
6. Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
Setelah seluruh jurnal penyesuaian dicatat dan diposting ke buku besar, langkah selanjutnya adalah menyusun neraca saldo setelah penyesuaian.
Fungsi Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
- Menampilkan saldo akun yang sudah disesuaikan
- Menjadi dasar penyusunan laporan keuangan
- Memastikan bahwa seluruh akun telah mencerminkan kondisi sebenarnya
Neraca saldo ini menjadi penghubung antara proses pencatatan dan penyusunan laporan keuangan.
7. Penyusunan Laporan Keuangan Tavi Sport
7.1 Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi menunjukkan kinerja keuangan Tavi Sport selama satu periode akuntansi.
Struktur laporan laba rugi perusahaan dagang:
- Penjualan
- Retur dan potongan penjualan
- Penjualan bersih
- Harga pokok penjualan
- Laba kotor
- Beban operasional
- Laba bersih
Laba bersih menunjukkan keberhasilan usaha dalam menghasilkan keuntungan selama periode tersebut.
7.2 Laporan Perubahan Modal
Laporan perubahan modal menyajikan perubahan ekuitas pemilik selama satu periode akuntansi.
Unsur laporan perubahan modal:
- Modal awal
- Laba atau rugi bersih
- Prive
- Modal akhir
Rumus:
Modal Akhir = Modal Awal + Laba Bersih – Prive
Laporan ini membantu pemilik usaha mengetahui perkembangan investasinya di Tavi Sport.
7.3 Neraca
Neraca menggambarkan posisi keuangan Tavi Sport pada akhir periode akuntansi.
Komponen neraca:
- Aset
- Kas
- Piutang Usaha
- Persediaan Barang Dagang
- Peralatan (dikurangi akumulasi penyusutan)
- Liabilitas
- Utang Usaha
- Utang Beban
- Ekuitas
- Modal Pemilik
Neraca disusun berdasarkan persamaan dasar akuntansi:
Aset = Liabilitas + Ekuitas
8. Keterkaitan Antar Laporan Keuangan
Laporan keuangan Tavi Sport saling berkaitan:
- Laba bersih dari laporan laba rugi memengaruhi laporan perubahan modal
- Modal akhir dicantumkan dalam neraca
- Persediaan akhir memengaruhi HPP dan nilai aset
- Beban penyusutan memengaruhi laba dan nilai aktiva
Hal ini menunjukkan bahwa akuntansi merupakan sistem yang saling terhubung dan tidak berdiri sendiri.
9. Manfaat Tahap Akhir Siklus Akuntansi bagi Tavi Sport
Penerapan tahap akhir siklus akuntansi memberikan banyak manfaat, antara lain:
- Mengetahui laba atau rugi usaha secara akurat
- Menyajikan posisi keuangan yang sebenarnya
- Menjadi dasar pengambilan keputusan usaha
- Membantu perencanaan usaha ke depan
- Meningkatkan kepercayaan pihak eksternal
Bagi usaha dagang seperti Tavi Sport, laporan keuangan menjadi alat evaluasi yang sangat penting.
10. Kesimpulan
Studi kasus Tavi Sport Part 2 memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana proses akuntansi perusahaan dagang diselesaikan hingga menghasilkan laporan keuangan. Mulai dari neraca saldo, jurnal penyesuaian, neraca saldo setelah penyesuaian, hingga laporan keuangan, seluruh tahapan ini bertujuan untuk menyajikan informasi keuangan yang akurat dan dapat dipercaya.
Materi ini sangat relevan bagi siswa, mahasiswa, maupun pelaku UMKM yang ingin memahami tahap akhir siklus akuntansi perusahaan dagang secara praktis dan sistematis.
Daftar Pustaka
- Hery. (2017). Akuntansi Perusahaan Dagang. Jakarta: Grasindo.
- Mulyadi. (2016). Sistem Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.
- Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2023). Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: IAI.
- Warren, C. S., Reeve, J. M., & Duchac, J. (2018). Accounting. Cengage Learning.
Untuk lebih jelasnya, berikut saya share perhitungan excel dari contoh kasus di perusahaan dagang Tavi SPORT.

Komentar
Posting Komentar